Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Mourinho Bisa Tidur Nyenyak
Minggu, 05 Oktober 2008 | 05:19 WIB
|
Share:

MILAN, MINGGU - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, bisa tidur nyenyak dan menikmati hasil positif yang diraih timnya. Ketika menjamu Bologna di San Siro, Minggu (5/10) dini hari WIB, Nerazzurri sempat unggul 2-0 lewat gol spektakuer Zlatan Ibrahimovic dan penalti Adriano, sebelum Moras membalasnya dan membuat duel berakhir 2-1.

Alhasil, donasi tiga angka pada giornatta 6 ini membawa Inter langsung memuncaki klasemen sementara Serie-A dengan total poin 13. Mereka memiliki angka yang sama dengan Lazio, namun unggul selisih gol atas Biancocelesti yang beberapa jam sebelumnya ditahan imbang oleh Lecce dengan skor 1-1.

Ini membuat Mourinho bisa merasa lega dan puas. Pasalnya, dalam dua pertandingan terakhir dia mendapat cemoohan setelah kalah 0-1 dari AC Milan pada derby della Madonnina pekan lalu, dan ditahan imbang 1-1 oleh Werder Bremen di matchday 2 Liga Champions pertengahan pekan.

Pelatih asal Portugal yang terkenal dengan "mulut besar"nya itu mengaku, dia senang dengan kemenangan tipis, meskipun Inter seharusnya bisa mencetak lebih dari dua gol ke gawang Rossoblu.

"Kami membuat paling kurang tujuh atau delapan peluang, yang seharusnya bisa dimaksimalkan menjadi gol. Sebaliknya, Bologna tidak menciptakan apa-apa. Kami menciptakan peluang bagi mereka untuk membuat gol. Kami harus pragmatis. Kemenangan ini membuat kami kembali ke puncak dan saya bahagia," ungkap pelatih dengan sebutan The Special One, usai pertandingan.

"Saya pikir, kadang Ibrahimovic bisa mencetak gol dengan lututnya. Kami kesulitan mencetak gol ketika lawan-lawan kami tidak menciptakannya, namun membuat gol. Kami menciptakan begitu banyak, sampai akhir dan kami memperlihatkan keinginan untuk memenangkannya," tambah mantan manajer Chelsea itu.

Memang, Mourinho pantas memuji Ibrahimovic. Striker jangkung asal Swedia tersebut membuat gol yang cukup spektakuler untuk membawa Nerazzurri unggul 1-0. Menerima umpan Adriano dari sayap kiri, mantan striker Juventus itu menyambutnya dengan sebuah sentuhan lutut kanannya sehingga bola mengecoh kiper Bologna. (GL/LOU)