

SURABAYA, SABTU - Persebaya Surabaya menjadwalkan program latihan fisik, untuk menggenjot stamina pemain setelah libur Lebaran nanti, guna persiapan menghadapi lanjutan kompetisi Divisi Utama musim ini. Jika pemain sampai tak datang latihan, maka akan diberi sanksi.
Pelatih Persebaya, Freddy Muli saat dihubungi di Surabaya, Sabtu (27/9) mengatakan, mulai hari ini hingga 4 Oktober mendatang, seluruh pemain diliburkan untuk merayakan Lebaran, khususnya bagi pemain muslim. Ia berharap anak asuhnya bisa memanfaatkan waktu libur dengan sebaik mungkin dan kembali menjalani jadwal latihan sesuai waktu yang ditetapkan.
"Kalau tidak hadir latihan tanpa alasan jelas, saya akan beri sanksi tegas kepada pemain," kata Freddy.
Sejak Kamis (25/9), sebagian pemain Persebaya yang berasal dari luar Jawa, sudah mudik ke kampung halamannya untuk berlebaran. Akibatnya, kegiatan latihan pada Jumat (26/9) berlangsung kurang maksimal.
Freddy mengaku harus secepat mungkin mengembalikan kondisi fisik para pemainnya, karena Persebaya sudah harus kembali bermain menghadapi tuan rumah PSIR Rembang pada 14 Oktober dan Persiku Kudus.
Selama satu bulan ramadan, kondisi fisik pemain Persebaya sedikit menurun dibandingkan dengan sebelumnya, mengingat sebagian pemain menjalankan puasa dan program latihan yang tidak terlalu berat.
"Waktunya memang sangat mepet, tetapi mudah-mudahan anak-anak bisa bersikap disiplin dan menjalani program latihan dengan baik," ujar Freddy.
"Memang untuk mengembalikan kondisi seperti sebelum puasa, tidak bisa dilakukan dengan cepat. Akan tetapi, saya optimistis secara bertahap anak-anak akan kembali fit," tambahnya. (ANT)

