Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Milan Krisis, Ada Kaka Pun Tetap Tepar
Minggu, 14 September 2008 | 21:49 WIB
|
Share:
GETTY IMAGES/NEW PRESS
Pemain Genoa, Giuseppe Sculli (kanan) mencetak gol pembuka ke gawang AC Milan, Minggu (14/9). Genoa akhirnya menang 2-0.

TERKAIT

GENOA, MINGGU - Awal buruk bagi AC Milan kembali berlanjut. Kalah di kandang pada pekan pertama Serie-A, i Rossoneri pulang tanpa angka usai ditekuk 0-2(0-1) di kandang Genoa, Minggu (14/9).

Milan yang sudah diperkuat oleh Ricardo Kaka setelah sembuh dari cedera gagal menunjukkan aksi-aksi terbaiknya. Ronaldinho juga tidak menunjukkan goyangan Samba di lapangan. Kedua pemain Brasil itu bahkan sering menunjukkan kontrol bola yang tidak akurat. Andriy Shevchenko bahkan tak berkutik di lini depan Milan.

Sebaliknya, kedatangan kembali Diego Milito di Stadion Luigi Ferraris setelah tiga tahun merumput di Spanyol memberikan gairah baru bagi Genoa. Milito yang dipasangkan bersama Giuseppe Sculli sebagai garda depan beberapa kali mengancam gawang Milan yang dikawal Christian Abbiati.

Puncak kecemerlangan Milito-Sculli terjadi di menit ke-30 saat keduanya bekerja sama mencetak satu-satunya gol bagi tuan rumah. Menerima umpan lambung dari Andrea Gasbarroni, Milito melenting ke udara dan mengoper bola dengan dada kepada Sculli. Sculli yang berada di tengah kotak penalti langsung menyambar si kulit bundar dengan tendangan keras dan merobek gawang Abbiati.

Permainan Milan tidak berubah meski tertinggal satu gol. Umpan-umpan yang diperagakan Ronaldinho maupun Kaka beberapa kali menemui jalan buntu. Putus asa, keduanya lebih sering melakukan tembakan dari luar kotak penalti tapi tak pernah menemui sasaran.

Melihat keadaan kurang menguntungkan, pelatih Milan, Carlo Ancelotti memasukkan Marco Borriello di babak kedua. Kehadiran striker yang pernah bermain di Genoa itu mampu meningkatkan serangan Il Diavolo. Ronaldinho juga digantikan oleh Clarence Seedorf. Namun, justru i Rossoblu yang hampir menggandakan keunggulan di menit ke-58. Sculli yang lepas dari kawalan Zambrotta melepas tembakan keras dari kotak penalti, tapi bola masih dapat diblok oleh Abbiati.

Masuknya Alexandre Pato juga sempat memberikan harapan bagi tim tamu. Sepuluh menit menjelang bubar, Milan membombardir gawang Rubinho. Satu peluang emas diperoleh Pato pada menit ke-82. Striker muda itu tinggal menghadapi Rubinho, tapi tendangan jarak dekatnya masih mengenai tangan kiper asal Brasil tersebut.

Dalam keadaan tertekan, serangan balik Genoa justru menghasilkan gol kedua. Milito yang menerobos sayap kiri pertahanan Milan diganjal oleh kapten Paolo Maldini di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan Milito sukses menaklukkan Abiatti.

Susunan pemain:
Genoa:
83-Rubinho; 13-Ferrari, 25-Biava, 23-Modesto, 4-Criscito; 18-Gasbarroni (10-Palladino 84), 20-Mesto (7-Rossi 50), 77-Milanetto, 28-Juric (68-Borre 65); 22-Milito, 14-Sculli
AC Milan: 12-Abbiati; 25-Bonera, 19-Favalli, 3-Maldini, 15-Zambrotta; 21-Pirlo, 23-Ambrosini, 22-Kaka, 84-Flamini (7-Pato 69); 76-Shevchenko (11-Borriello 46), 80-Ronaldinho (10-Seedorf 46)