Selasa, 22 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Di Natale, Spektakuler di Awal Musim
Minggu, 31 Agustus 2008 | 03:17 WIB
|
Share:
GETTY IMAGES/NEW PRESS
Antonio Di Natale, langsung mengamuk di awal musim.

TERKAIT

ANTONIO Di Natale menampilkan aksi yang memikat ketika membawa Udinese membekap Palermo 3-1 di partai perdana kompetisi Serie-A musim 2008/09, Sabtu (30/8) malam WIB. Striker tim nasional Italia tersebut bukan hanya mengoyak jala lawan sebanyak dua kali, tetapi dia juga mempersembahkan gol yang fantastis.

Saat pertandingan yang berlangsung di Friuli itu baru berlangsung sembilan menit, Di Natale sudah membuat Udinese unggul. Dari sayap kiri, dia berusaha menerobos pertahanan Palermo dengan memperdaya satu pemain belakang, sebelum melesakkan bola ke tiang jauh tanpa bisa digapai kiper Marco Amelia.

Aksinya belum berhenti di situ. Pada menit ke-33, striker yang mengawali karier profesionalnya bersama Empoli itu kembali membuat tifosinya kagum sehingga secara spontan langsung melakukan standing ovation alias berdiri sambil bertepuk tangan.

Sambil berlari, Di Natale menerima bola umpan lambung Gaetano D'Agustino. Setelah mengontrolnya, striker yang mengenyam ilmu bersama tim junior Empoli tersebut melambungkan bola dengan kaki kirinya sehingga si kulit bundar meluncur melewati jangkauan di atas kepala Amelia.

Bagi fans Udinese, aksi Di Natale menjadi sebuah atraksi menarik di awal kompetisi. Karena merasa sangat terhibur dan puas, mereka (fans) memberikan pujian kepada striker yang pada 13 Oktober mendatang akan berusia 31 tahun.

Memang, Udinese pantas berbangga memiliki striker seperti Di Natale. Meskipun posturnya tak terlalu ideal untuk ukuran pemain-pemain Eropa karena hanya memiliki tinggi 1,70 meter, namun naluri golnya sangat tinggi.

Tengok saja apa yang telah dia sumbang sejak bergabung dengan Udinese pada 31 Agustus 2004. Di Natale yang lebih senang jadi "penyerang lubang" itu sudah mengemas 45 gol selama 136 kali memperkuat Bianconeri.

Padahal sebelumnya, nama Di Natale nyaris tak dikenal karena perjalanan kariernya tak sebagus pemain bintang lainnya di Italia. Dari Empoli Junior, Di Natale masuk skuad inti di tim senior.

Tapi hanya satu musim, dia harus terlempar karena selama dua tahun dipinjamkan ke tiga klub anta-berantah alias tidak terkenal. Musim 1997-1008, dia "terdampar" di Perzola, lalu Varese. Kemudian pada musim 1998/99, dia pergi ke Viareggio.

Usai menimba pengalaman di tiga klub gurem tersebut, Di Natale kembali ke Empoli dan mulai "mengiklankan" dirinya sebagai bakal calon pemain bintang. Sayang, pada musim 2004 dia tak mampu mempertahankan Empoli dari ancaman degradasi.

Meskipun Empoli turun kasta, namun karier Di Natale tak ikut terpuruk. Pasalnya, Udinese mengambil kesempatan tersebut untuk menggaetnya ke Friuli.

Alhasil, keputusan Bianconeri itu tak salah karena Di Natale semakin bersinar. Ini yang membuat pelatih Roberto Donadoni pun tertarik dan memanggilnya untuk memperkuat Azzurri di putarana final Piala Eropa 2008 yang berlangsung bulan Juni lalu di Austria-Swiss.

Sayang, perjalanan Di Natel dan timnas Italia hanya sampai di babak perempat final. Di Natale termasuk orang yang gagal mencetak gol saat drama adu penalti melawan Spanyol yang akhirnya menjadi juara turnamen empat tahunan tersebut.

Namun di awal musim 2008/09, Di Natale langsung mengamuk. Dua gol yang menandai pembukaan Serie-A pada Sabtu (30/8) malam WIB melawan Palermo menjadi sinyal bagi semua lawan Udinese, bahwa dirinya harus diwaspadai! (LOU)

- Profil singkat

Nama: Antonio Di Natale
TTL: Naples, Italia / 13 Oktober 1977
Tinggi: 1,70 m
Posisi: Striker
Klub: Udinese

Karier klub
Junior: Empoli
Senior:
Tahun  Klub   Penampilan (gol)
1996-2004 Empoli   159 (49)
1997-1998 → Iperzola (loan) 33 (6)
1998  → Varese (loan)  4 (0)
1998-1999 → Viareggio (loan) 25 (12)
2004-...? Udinese   136 (45)  

Karier timnas
2002-...?  Italia   21 (7)