Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Babak I Final Piala Kemerdekaan 2008
Tertinggal 0-1, Indonesia Main Kasar
Jumat, 29 Agustus 2008 | 22:06 WIB
|
Share:

JAKARTA, JUMAT - Tim nasional Indonesia untuk sementara tertinggal 0-1 dari Libya U-23 pada babak pertama final Piala Kemerdekaan 2008 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (29/8) malam. Gol Libya diciptakan oleh Abdalla Mohamed lewat sundulan kepala.

Di menit-menit awal, Libya bermain tenang dengan mengandalkan umpan dari kaki ke kaki. Indonesia justru bermain kurang cantik dan tampak buru-buru dalam memainkan tempo. Ini membuat umpan-umpan Charis Yulianto dkk kurang akurat dan sering jatuh ke kaki lawan.

Pertandingan mulai panas selepas sepuluh menit pertama. Diawali dengan dua peluang cantik dari Myanmar, kiper Markus Harison berhasil menyelamatkan gawangnya dari tendangan Abdalla. Indonesia membalasnya semenit kemudian lewat tusukan berbahaya dari Muhamad Ilham, tapi umpannya tak bisa dimanfaatkan Elie Aiboy di sayap kanan.

Petaka di gawang Markus akhirnya berbuah gol bagi Libya. Penjaga gawang Persik Kediri itu melakukan kesalahan di menit ke-14 ketika mencoba mengusir bola lambung dari Salem Ali di sayap kiri. Mantan kiper PSMS Medan itu gagal menyentuh bola dan Abdalla justru leluasa menanduknya ke arah gawang.

Tertinggal satu gol, Indonesia justru menampilkan permainan kasar. Umpan-umpan jauh yang diperagakan lini belakang tim "Merah Putih" sama sekali tak efektif, sementara umpan-umpan dari sayap kiri Libya sering membobol pertahanan Ismed Sofyan.

Permainan sempat terhenti menjelang akhir babak pertama. Ketika Abdalla tergeletak di lapangan, Budi Sudarsono terlihat menyikut pemain lawan di kotak penalti Libya. Di masa injury time, Isnan Ali kembali melakukan pelanggaran keras yang membuat Al Triki terkapar.