


LONDON, RABU - Peter Kenyon tak sabar lagi menunggu kedatangan Robinho setelah mereka mencapai kesepakatan dengan Real Madrid untuk memboyong pemain tersebut. Karena itu, chief executive Chelsea itu berharap proses transfer secepatnya diselesaikan, paling lambat hari Jumat (29/8).
Kenyon optimistis, dalam waktu 48 jam, Robinho sudah mendarat di Stamford Bridge. Dengan demikian, winger lincah yang memiliki gocekan indah tersebut bisa segera merumput bersama The Blues yang kini memuncaki klasemen sementara Premier League setelah mengenyam dua kemenangan di awal kompetisi ini.
Bukan cuma Kenyon. Manajer Chelsea, Luiz Felipe Scolari, yang sempat membawa timnas Portugal maju ke perempatfinal Piala Eropa 2008 bulan Juni lalu sebelum digaet pada awal bursa transfer, juga sudah menunggu. Scolari berharap, pemain yang sama-sama dengannya berasal dari Brasil tersebut segera datang.
Memang, Robinho sudah tak betah lagi di Santiago Bernabeu. Mantan pemain Santos tersebut merasa dirinya tak dihargai lagi oleh Madrid, apalagi setelah Los Blancos fokus mengejar winger Manchester United, Cristiano Ronaldo, pada bursa transfer musim panas ini yang akan berakhir 31 Agustus nanti.
Karena itu, Robinho meminta Madrid menjualnya. Namun, presiden Ramon Calderon dan pelatih Bernd Schuster tak mau karena ingin menahannya, terutama setelah mereka gagal menggaet Ronaldo yang memutuskan untuk tetap merumput di Old Trafford.
Tak ayal, pemain tersebut semakin uring-uringan dan bersedia membeli kontraknya seperti yang ditawarkan Calderon. Chelsea memanfaatkan kesempatan tersebut dan mereka pun mendapat sinyal positif dari Madrid yang bersedia melepas Robinho dengan harga 36 juta euro (sekitar Rp 485,778 miliar).
Ketika Madrid bertarung melawan Valencia di leg kedua Piala Super Spanyol akhir pekan lalu, nama Robinho masuk di dalam skuad El Real. Namun, pemain yang dibeli Madrid dengan harga 30 juta euro (sekitar Rp 404,707 miliar) pada tahun 2005 tersebut tak dimainkan, apalagi sebelum dan sesudah pertandingan dia selalu mendapat cemoohan dari Madridistas. (GL/LOU)

