


BEIJING, SABTU - Mengejutkan, sekaligus menyakitkan. Kejutan dibuat tim sepakbola Beligia di perempat final Olimpiade, sekaligus menyakitkan buat Italia. Belgia yang sebelumnya tak terlalu diperhitungkan, mampu mengalahkan Italia dengan skor 3-2.
Dengan kemenangan tersebut, di semifinal Belgia akan bertemu pemenang antara Nigeria lawan Pantai Gading. Sampai berita ini diturunkan, Nigeria sudah unggul 1-0 atas Pantai Gading.
Pertandingan antara Belgia dan Italia cukup menarik, dan sempat diwarnai keputusan kontroversial dari wasit. Pada menit ke-18, Belgia sudah harus bermain 10 orang, setelah Vermaelen terkena kartu merah karena pelanggaran di kotak penalti.
Italia pun mampu memimpin 1-0, setelah Giuseppe Rossi sukses menjadi eksekusi hadiah penalti. Namun, hanya butuh waktu 6 menit, Belgia menyamakan kedudukan lewat Dembele. Gol ini kembali menimbulkan kontroversi, karena para pemain Italia menilai bola belum melewati garis gawang.
Namun, pertandingan tetap diteruskan. Sayangnya, Italia gagal mempertahankan permainan terbaiknya. Bahkan, di akhir babak pertama Italia tampak kehilangan konsentrasi, hingga mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Belgia. Mirallas berhasil membuat Belgia unggul 2-1, setelah dengan baik memanfaatkan assist De Roover.
Pada menit ke-74, Rossi berhasil menyamakan kedudukan. Lagi-lagi, gol dia cetak dari titik penalti, setelah wasit menilai ada pelanggaran di kotak terlarang.
Meski hanya bermain 10 orang, Belgia tetap bersemangat dan berusaha memenangkan pertandingan. Sebaliknya, Italia justru sering kurang konsisten. Pada menit ke-79, Dembele kembali mencetak gol dan membawa Belgia unggul 3-2.
Ketinggalan untuk kedua kelainya membuat Italia makin panik. Bahkan, pada menit ke-81 Viviano melakukan pelanggaran keras hingga terkena kartu merah. Kedua tim pun sama-sama bermain 10 orang dan ini memudahkan Belgia mempertahankan kemenangan 3-2 sampai akhir pertandingan. (AP)

