

BANTUL, SELASA - Persiba Bantul dan PSIM Yogyakarta gagal menggapai kemenangan dalam laga perdana mereka, Selasa (5/8) sore, pada Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2008. Persiba ditahan tamunya Persekabpas Pasuruan 0-0, sedangkan PSIM ditundukkan tamunya Persema Malang, 0-1.
Di Stadion Sultan Agung, Bantul-atau sering disebut Stadion Pacar, Persiba memang mengurung lawannya sepanjang laga. Namun, sejumlah peluang gagal diselesaikan akibat penyelesaian yang terburu-buru. Tim tamu hanya mengandalkan serangan balik.
Pelatih Persiba Nandar Iskandar mengaku kecewa. Menurut dia, penyelesaian akhir barisan depannya masih lemah. Barangkali karena ini laga perdana dan Persiba punya beban harus memang, beberapa anak asuhnya malah tidak dalam penampilan terbaik.
Beberapa peluang yang didapat striker Ezekuiel Gonzales juga terbuang. Persekabpas disiplin dalam bertahan. Ini jelas kerugian karena kami main di kandang. Tapi hasil ini harus segera dilupakan karena kompetisi masih panjang, katanya.
Sementara itu Pelatih Persekabpas Abdul Muthalib mengaku puas. Timnya bisa bermain bagus meski tanpa pemain asing. Namun ia kecewa terhadap wasit Sapuan yang dinilai banyak merugikan timnya. "Saya akan melayangkan protes ke Badan Liga Indonesia," ucapnya.
Sementara itu PSIM yang diisi pemain lokal tidak mampu berbuat banyak, setelah pemain Persema Malang bernomor punggung 3, Seme Pierre P melesakkan bola pada menit ke-71. Tertinggal 0-1, anak asuh Daniel Roekito makin kesulitan mengembangkan permainan hingga wasit Iis Isya Permana, asal Indramayu meniup peluit panjang. (PRA/WER)


