


LONDON, SENIN - Ketua Eksekutif Chelsea, Peter Kenyon, sewot dengan berita harian olahraga Italia, La Gazzeta dello Sport, yang menyatakan klub London tersebut menaikkan tawaran untuk Kaka. Menurutnya, Chelsea sudah tak mengejar playmaker asal Brasil tersebut dan sudah beralih ke pemain Real Madrid, Robinho.
Seperti diberitakan sebelumnya, Chelsea sempat menawar Kaka sebesar 100 juta euro (sekitar Rp1,453 triliun). Ternyata, Milan tak terlalu menanggapinya. Bahkan, Wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, menyatakan tak akan menjualnya. Kemudian, Chelsea pun berusaha mengiming-imingi uang 150 juta euro (sekitar Rp2,175 triliiun).
Kehadiran Luiz Felipe Scolari sebagai pelatih Cehlsea memang bakal membawa arus para pemain Samba ke Stamford Bridge. Sebelumnya, dia sudah membeli Deco. Meski berkewarganegaraan Portugal, tapi Deco sebenarnya lahir dan besar di Brasil. Kaka pun sempat dijajaki. Karena kesulitan, kini Chelsea beralih ke pemain Brasil lainnya, yakni Robinho.
Tentang Kaka, Kenyon langsung menggelengkan kepalanya. "Sejauh ini belum ada penawaran yang dibuat. Saya sudah membaca artikel yang sama. Mereka (Milan, Red) menyatakan dengan tegas bahwa Kaka tidak akan dijual. Maka, kami pun menyatakan dengan tegas bahwa tak akan menawar Kaka," tegas Kenyon.
Entah ini sekadar kekesalan Chelsea karena tawaranna tak tanggapi, atau sekadar bagian dari trik transfer, belum juga diketahui. Seputar transfer pemain, apalabi punya nama besar, selalu saja dikelilingin kesimpangsiuran.
"Tak ada alasan bagi kami untuk bernegosiasi dengan Milan untuk hal yang mereka tak ingin menegosiasikannya. Sekali lagi, kami belum menawar," tambah Kenyon.
Menurutnya, upaya Chelsea membeli pemain justru lebih mengarah kepada Robinho. Bahkan, Chelsea benar-benar sudah menawar Robinho. Negosiasi kini juga sedang berjalan.
"Yang perlu dicatat, kami sudah menunjukkan ketertarikan kepada Robinho. Kami bahkan sudah mendiskusikannya dengan pihak Madrid dan mereka sedang memikirkannya. Jendela masih terbuka dan kami masih terus terus berkomunikasi dengan Madrid," jelas Kenyon.
Dia menambahkan, membeli Robinho lebih realistik daripada Kaka. Apalagi, Robinho merasa tak kerasan di Madrid. Menurut laporan media massa Spanyol, Marca, Robinho memang semakin tak bahagia dengan manajemen Madrid. Dia juga menyatakan sangat ingin bergabung dengan Scolari di Chelsea. (GL)

