Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Pato: Bersama Dinho, Milan Digdaya
Senin, 21 Juli 2008 | 01:52 WIB
|
Share:

MILAN, MINGGU - Striker AC Milan, Alexandre Pato, termasuk orang yang paling bagagia dengan kehadiran Ronaldinho. Bukan saja karena sama-sama berasal dari Brasil. Tapi, menurut Pato, kemampuan Roanldinho bisa memberi perbedaan besar dalam tim. Maka, dia yakin bisa menjuarai Olimpiade bersama timnas Brasil, juara Serie-A dan Piala UEFA bersama Milan.

Pato termasuk dalam tim Brasil yang akan berlaga di Olimpiade Beijing, Agustus nanti. Ini kesempatan pertamanya untuk bermain bersama Ronaldinho, karena dia juga akan membela timnas.

"Dengan tim seperti ini, Milan sangat digdaya dan bisa memenangkan semua kompetisi. Kaka dan Ronaldinho, keduanya sangat penting dalam tim Milan, meski akan bermain dengan peran berbeda," jelas Pato.

"Ronaldinho lebih cenderung bebas dan suka melebar. Jika Kaka juga melakukan hal sama, maka mereka berdua akan lebih banyak memberi assist kepadaku untuk mencetak gol," tambahnya kepada La Gazzetta dello Sport.

Suporter Milan pun punya kepercayaan yang sama. Trio Brasil - Kaka, Pato, Ronaldinho - dianggap akan mendatangkan keajaiban di San Siro. Sebanyak 10.000 tiket semusim langsung habis terjual.

"Aku siap berlatih untuk menjadi striker utama. Jika pelatih Carlo Ancelotti menghendaki begitu, tak masalah bagiku. Aku masih muda dan ingin belajar banyak hal, termasuk rahasia-rahasia olahraga. Aku mencetak 9 gol hanya dalam separo Serie-A. Aku tahu bisa membuat lebih banyak gol lagi," kata Pato.

Musim depan akan menjadi pengalaman pertama Pato untuk mengikuti Liga Serie-A secara penuh. Musim lalu, dia harus menunggu umurnya 18 tahun agar bisa tampil di Serie-A, sehingga hanya bisa bermain di akhir kompetisi. Meski begitu, dia bermain bagus dan memberi banyak harapan.

"Yang tersulit adalah masalah taktik. Di Brasil, aku terbiasa berlari ke depan dan menunggu bola panjang dari rekan. Ancelotti memintaku untuk melakukan gerakan berbeda, yakni lebih mengejar bola dan kemudian lari ke ruang kosong. Untungnya, hanya sebentar aku sudah bisa membiasakan hal itu. Sekarang, aku sudah semakin terbiasa," jelas Pato.

"Yang pasti, aku bahagia melewati musim pertamaku di Serie-A dengan baik. Sayangnya, Milan gagal tampil di Liga Champions dan itu membuatku sangat kecewa. Sekarang, aku ingin membantu tim kembali ke kompetisi itu," tekadnya.

Sekarang, Pato akan mendapat sokongan lebih dahsyat. Selain ada Kaka, juga ada Ronaldinho. Itu membuatnya semakin percaya diri.

"Aku belum berubah, tapi telah tumbuh dan banyak belajar apa artinya bermain sepakbola di Italia. Aku bisa menjamin akan bisa memperbaiki diri. Anda belum pernah melihat Pao sebenarnya," tegasnya. (CH4/HPR)