Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Demam Ronaldinho Mewabah di Milan
Rabu, 16 Juli 2008 | 20:35 WIB
|
Share:
GETTY IMAGES/Vittorio Zunino Celotto
Ronaldinho (bertopi hhitam) langsung dikerubuti wartawan dan suporter Milan, begitu tiba di kota itu.

TERKAIT

MILAN, RABU - Demam Roanldinho langsung menyebar ke seluruh Kota Milan, terutama merayapi fans I Rossoneri, begitu AC Milan memastikan membeli pemain asal Brasil tersebut. Kehadiran Roaldinho ke Milan yang didampingi Wakil Presiden AC Milan, Adriano Galliani, disambut meriah.

Begitu transaksi Ronaldinho di Barcelona selesai, Galliani langsung membawa pemain berjuluk Dinho tersebut terbang ke Milan. Mereka tiba di Bandara Malpensa pada pukul 11.30 atau sekitar pukul 18.30 WIB. Ronaldinho langsung melakukan tes kesehatan di klub itu dan segera menandatangani kontrak.

Ribuan suporter Milan langsung menyambutnya dengan puja-puji. Kehadirannya dinilai bakal mengakhiri paceklik gelar yang dialami Milan musim lalu. Bahkan, suporter langsung memburu tiket pertandingan Milan. Hanya satu jam setelah Milan memastikan membeli Ronaldinho, sebanyak 3000 tiket sudah terjual.

"Sekarang, banyak yang membicarakan masa depan AC Milan dengan penuh harapan. Klub ini telah membuat pengorbanan besar untuk membeli pemain-pemain penting, tak hanya Ronaldinho," kata pelatih Milan, Carlo Ancelotti.

Ronaldinho membangkitkan begitu banyak antusiasme. Dia tak hanya seorang penyerang, tapi juga pemain yang mampu mencari ruang dan gerakannya selalu mematikan," puji Ancelotti.

"Apa yang bisa saya harapkan dari Dinho? Saya mengharapkan dia akan memberikan segala kemampuannya. Kami akan memberinya kesempatan untuk kembali menjadi yang terbaik di dunia lagi bersama Milan," ujarnya.

Ancelotti kini merasa timnya begitu kuat, setelah masuknya Ronaldinho. "Rassanya uni di musim panas ini. Tapi, kami akan siap bersaing dengan siapa pun dan di kompetisi apa pun, setelah masuknya Gianluca Zambrotta, Mathieu Flamini, Ronaldinho, dan Marco Birriello," katanya.

"Sekarang kami memiliki banyak pilihan dan memikiki tim gabungan antara pemain muda dan berpengalaman. Dengan adanya Kaka dan Dinho, saya bisa membuat berbagai taktik baru," tambah Ancelotti. (CH4/HPR)