


MADRID, SELASA – Real Madrid membantah mereka siap memecahkan rekor dunia transfer pemain. Menurut Presiden Madrid, Ramon Calderon, El Real takkan membayar dengan harga ekstrabesar–80 juta poundsterling atau Rp1,45 triliun–untuk memboyong Cristiano Ronaldo dari Manchester United.
“Kami takkan membayar 80 juta poundsterling hanya untuk membeli satu pemain,” tegas Calderon.
Tekanan kini justru dirasakan "Setan Merah" menyusul ancaman akan membangkucadangkan Ronaldo sepanjang musim jika Ronaldo masih mengeluarkan pernyataan yang memojokkan MU. Namun, ancaman ini justru bisa jadi bumerang bagi pelatih Sir Alex Ferguson karena ia tak bisa terus-menerumenyimpan Ronaldo di bangku cadangan.
Dalam peraturan FIFA, seorang pemain bisa meninggalkan klubnya jika dimainkan kurang dari sepuluh persen pertandingan klub yang bersangkutan selama satu musim.
“Seorang pemain profesional, dalam satu musim kompetisi, yang hanya dimainkan kurang dari sepuluh persen pertandingan resmi klubnya bisa mengakhiri kontraknya sebelum waktunya berdasarkan kondisi ini,” demikian bunyi artikel di seksi empat artikel FIFA mengenai status dan transfer pemain.
Aturan ini membuat Ronaldo memiliki kekuatan hukum untuk memperjuangkan kepindahannya ke Madrid. Pernyataan Ronaldo yang ingin pindah ke Madrid semakin memberi angin segar bagi Los Blancos menggaet gelandang serang Portugal itu.
“Kami merasa amat senang dengan pernyataan itu. Namun, hal itu tak sepenuhnya tergantung padanya, tapi pada United,” ujar Calderon.
Pelatih Madrid, Bernd Schuster membuat transfer Ronaldo semakin panas dengan mengeluarkan pernyataan Los Blancos siap mengeluarkan berapa pun untuk memboyong dirinya. Calderon langsung membantah pernyataan itu. Menurut Calderon, Madrid yang kini memegang rekor transfer pemain atas Zinedine Zidane yang dibeli dengan harga 46 juta poundsterling atau Rp836,35 miliar tidak mampu mengeluarkan dana lebih dari jumlah itu. (SUN/YUD)


