Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Rencana untuk Keluar dari Allianz Arena
Podolski: Bayern tak Memercayaiku
Senin, 23 Juni 2008 | 00:39 WIB
|
Share:

BERNE, MINGGU - Lukas Podolski tak merasa nyaman lagi di Allianz Arena. Karena itu, striker tim nasional Jerman yang tampil cemerlang di Piala Eropa 2008 tersebut mengaku ingin pindah dari Bayern Munich dan siap bergabung dengan klub lain yang mau memberikan tempat yang layak baginya.

Podolski punya alasan yang kuat. Dia menilai, klub tak lagi memercayainya sehingga dia nyaris tak punya tempat sebagai pemain utama sejak ditransfer dari FC Koln tahun 2006 silam. Buktinya, sejak resmi memakai kostum Bayern, Podolski baru mengemas sembilan gol.

Tak ayal, Podolski sangat gusar. Dia menilai, para pelatih Bayern mulai dari Felix Magath dan Ottmar Hitzfeld tak pernah memberikan kesempatan kepadanya untuk membuktikan kehebatan. Bahkan Podolski mengaku, Juergen Klinsmann yang mulai Juli nanti mulai membesut Bayern juga tak akan memakai tenaganya.

Karena tak ingin kariernya habis percuma, striker berusia 23 tahun itu siap mencari tantangan baru. Melihat ada peluang, dua klub Premier League, Manchester City dan Tottenham Hotspur menyatakan niatnya untuk menggaet Podolski, di samping raksasa Serie-A, Juventus.

"Saya tak punya perasaan bahwa klub akan memercayaiku. Sampai sekarang pun saya belum merasakannya. Tetapi yang terpenting adalah saya bermain, hal yang jarang saya dapatkan di Bundesliga."

"Segala sesuatu mungkin terjadi. Saya punya kontrak dengan Bayern, tetapi semua orang tahu bahwa saya tetap punya hubungan dengan FC Koln karena itu adalah klub tanah kelahiranku. Saya selalu menunjukkan kualitasku bersama tim nasional dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Tetapi harus diakui, kamu tak mungkin menyenangkan semua orang," ungkapnya.

Pernyataan Podolski merujuk pada performanya bersama Der Panzer. Meskipun dia jarang jadi pemain utama di Bayern, tetapi Podolski tetap dapat kepercayaan untuk jadi pemain inti timnas Jerman. Alhasil, pemain yang sudah mencatat 52 caps itu sangat produktif karena mengoleksi 52 gol.

Di Piala Eropa 2008 ini, Podolski punya peran besar untuk membawa Jerman maju ke semifinal. Bahkan, dia untuk sementara jadi top skor Jerman di turnamen tersebut karena sudah mencetak tiga gol. (GL/LOU)