


MANCHESTER, SELASA - Manchester United (MU) akhirnya benar-benar mengadukan Real Madrid ke federasi sepakbola internasional (FIFA), karena terus memprovokasi Cristiano Ronaldo pindah ke Santiago Bernabeu.
Sebelumnya, 13 hari lalu, MU sudah mengancam Madrid untuk tidak terus merayu dan bermanuver untuk merekrut CR7 pindah ke klub tersebut. Jika tidak, maka MU akan mengadukannya ke FIFA. Saat itu, Madrid mengeluarkan pernyataan tidak akan meneruskan "godaannya" lagi kepada Ronaldo. Namun, MU yakin klub itu masih bergerila, sehingga mengadukannya ke FIFA.
"Kami bisa mengkonfirmasikan telah menerima surat permohonan dari MU agar kami meneliti kasus ini. Kami hanya menerima dokumen, sehingga kami butuh waktu untuk mempelajarinya sebelum membuat keputusan," jelas juru bicara FIFA.
Manajer MU, Sir Alex Ferguson beberapa kali menunjukkan kegeramannya atas tindakan Madrid yang terus membuat provokasi agar Ronaldo pindah ke klub itu, terutama lewat media massa. Dia menegaskan, Ronaldo tak ingin pindah dan MU tak akan menjualnya.
"Kami tak memiliki pilihan lain kecuali mengadukan Madrid ke FIFA. Sebab, mereka masih saja mengganggu ketenangan Ronaldo di Old Trafford," demikian pernyataan MU di situs resminya.
Madrid memang tak menyembunyikan keinginannya untuk membeli Ronaldo. Pelatih Madrid, Bernd Schuster mengaku sangat mengagumi pemain asal Portugal tersebut. Dia bahkan mengatakan, "Sebenarnya kami mengincar beberapa pemain. Tapi, semua menjadi lambat karena urusan mengejar Ronaldo. Dia adalah prioritas utama yang ingin kami beli."
"Sepakbola Inggris menjadi pendidikan yang sempurna buat bakatnya. Ada pelajaran bagaimana seorang pemain bisa menikmati sepakbola secara profesional. Artinya, kami akan mendapatkan dia yang akan membawa pelajaran yang telah dia terima," tambah Schuster.
Ronaldo sendiri bersikap membingungkan. Dia menyampaikan pesan yang berubah-ubah dan bisa ditafsirkan secara ganda. Kepada situs Brasil, Terra, dia mengatakan, "Aku akan senang jika bermain di Madrid. Tapi, iitu terjadi jika mereka bisa membayar Manchester United. Yang pasti, kepindahan itu tidak tergantung kepadaku."
Sementara itu, Presiden Real Madrid, Ramon Calderon mengatakan, "Kami tak bisa apa-apa jika MU tidak mau menjualnya. Kami juga tak punya kebijakan untuk melakukan pendekatan yang diam-diam. Kami tak ingin merusak hubungan baik kedua klub."
FIFA tidak memiliki dasar untuk memberi sanksi kepada Real Madrid. Hanya saja, dalam aturan FIFA, sebuah klub harus bernegosiasi dengan pihak klub jika ingin mentransfer pemainnya. Dalam pasal 18 aturan FIFA disebutkan, sebelum melakukan transfer, klub tersebut harus menginformasikannya kepada klub yang memilki pemain itu secara tertulis.
"Seorang pemain hanya boleh melakukan kontrak dengan klub lain jika kontraknya dengan klub sebelumnya akan habis dalam enam bulan terakhir. Jika ini dilanggar baru ada sanksi yang bisa dijatuhkan," jelas juru bicara FIFA. (BBC/HPR)

