Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Helguera: Presiden Madrid tak Becus, Harusnya Mundur
Senin, 02 Juni 2008 | 22:55 WIB
|
Share:
GETTY IMAGES
Ivan Helguera menilai mantan klubnya, Real Madrid, memiliki presiden dan direktur olahraga yang keliru.

MADRID, SENIN - Ivan Helguera, mengecam kepemimpinan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, dan Diektur Olahraga, Pedrag Mijatovic. Menurut mantan defender Madrid itu, kedua pejabat tersebut tak becus memimpin klub sebesar Los Blancos.

Helguera yang kini bergabung dengan Valencia, didepak kedua pejabat itu di awal musim lalu. "Baik Calderon maupun Mijatovic tak layak menjadi presiden dan direktur olahraga klub sebesar Real Madrid," kritiknya.

Menurutnya, kedua pejabat itu gagal melanjutkan progam-program bagus yang telah ditinggalkan presiden terdahulu, Florentino Perez. "Ada perbedaan besar antara Calderon dan perez. Di bawah Florentino Perez, meski tak meraih gelar dalam tiga tahun, publik sangat bahagia Sebab, apa yang dia lakukan untuk klub," katanya.

"Calderon memenangkan pemilihan presiden Madrid dengan cadranya sendiri. Meski klub mampu menjuarai dua gelar Divisi Primera, tapi manajemen tidak berjalan sebagaimana mestinya," katanya.

"Di bawah Florentino Perez, klub mengalami evolusi menuju perbaikan. Di bawah Calderon tak terjadi kemajuan. Ketika masuk tribun, dia sering disoraki penonton. Itu membuktikan dia tidak mendapat dukungan fans Madrid,"lanjutnya.

Mijatovic, katanya, tak jauh berbeda. Kemampuan manajemennya rendah. Perannya membuat jajaran direktur menjadi tidak kompak. "Dia tak seharusnya menjadi direktur olahraga, karena tak mampu bersosialisasi atau berkomunikasi secara baik dengan orang lain. Adikku tak menyukainya ketika dia bermain bersamanya di Fiorentina dan aku tahu itu karena masalah mendasar," terangnya.

"Perlakuannya kepadaku, ketika dia mencabut nomor punggungku dan menyuruhkan pergi, menunjukkan bahwa dia tidak panas menjadi seorang direktur. Jorge Valdano (direktur olahraga sebelumnya, Red) sebenarnya orang yang tepat duduk di kursi direktur olahraga," ungkapnya.

Helguera juga mengkritik kepelatihan Luis Aragones di timnas Spanyol. Menurutnya, dia seharusnya sudah diganti sejak dulu dan Spanyol mencari pelatih yang lebih baik dan tepat.

"Aku tak punya firasat bagus tentang kepelatihannya dan tak yakin dia bakal membawa sukses. Meski dia punya kepribadian yang kuat, tapi aku kira seharusnya dia sudah dipecat setelah Piala Dunia 2006," kritiknya. (GL/HPR)