

BANDUNG, KOMPAS - Setelah menjadi spekulasi selama beberapa pekan, akhirnya manajemen Persib menutup pintu bagi striker asal Brasil Jairon Feliciano Damasio, Rabu (14/5) malam.
Jairon yang tampil dalam dua kali uji coba pertandingan Persib melawan tim lokal memang tak pernah mendapatkan simpati bobotoh. Meski mampu mencetak gol, Jairon lebih banyak menuai komentar bernada tidak puas.
Sebagai striker, Jairon juga sangat jarang berlama-lama menggocek bola. Daripada menggoreng bola lalu menembakkannya, Jairon lebih sering mengopernya ke pemain lain.
Namun, usai pertandingan melawan Putra Panjalu Rabu sore, pelatih Jaya Hartono masih menilai positif penampilan Jairon. Ia menilai, sebagai pemain penyerang Jairon tidak egois dalam memegang bola.
"Memang, sesuai dengan tugasnya untuk menjebol gawang, banyak striker yang cenderung menguasai bola meski peluang gol akan lebih besar jika ia mengumpankannya pada pemain lain. Ia tidak mau menonjolkan diri sebab ia berpikir untuk tim. Tipe seperti dibutuhkan juga oleh Persib terutama saat pertandingan tandang, " kata Jaya.
Seperti menanggapi suara-suara ketidakpuasan pada Jairon, Jaya mengatakan, setiap pemain pasti butuh adaptasi dengan timnya.
Namun, pujian itu tak mampu menyelamatkan Jairon. Wakil Manajer Persib Umuh Muchtar mengatakan, keputusan tak mengontrak Jairon dihasilkan dari rapat antara manajemen dan pelatih.
"Tak ada masalah, kami bicara baik-baik," kata Umuh. Namun, Umuh menolak merinci alasan manajemen tak merekrut Jairon. Ia juga masih enggan bicara mengenai pemain baru yang akan direkrut Persib. (LSD)

