

ROMA, SABTU - Bilioner asal Amerika Serikat (AS) yang ingin membeli AS Roma, George Soros, menginginkan klub ibukota Italia itu seperti Manchester United (MU). Selain sukses dalam kompetisi, Soros ingin Roma juga jago berbisnis dan berpenghasilan tinggi.
Meski Roma beberapa kali membantah klub itu akan dibeli George Soros, namun beberapa media massa Italia percaya itu hanya diplomasi semata. Sebab, mereka melihat pengusaha asal Hungaria itu semakin dekat memiliki Il Lupo.
Bahkan, harian olahraga berpengaruh di Italia, Gazzetta dello Sport sudah mulai berspekulasi tentang era Soros. Menurutnya, Soros ingin menjadikan Roma seperti MU yang juga menggarap bisnis merchandise.
Klub-klub Italia memang kurang pintar menjual merchandise, kecuali kaus kostum tim. Soros kemungkinan akan mengubah hal itu di Roma. Merchandise akan dijadikan salah satu sumber pendapatan. Sasaran pasar Soros selain Eropa juga Amerika Serikat (AS).
Dilaporkan pula, minggu depan Soros akan bertemu dengan manajemen AS Roma untuk membicarakan masalah jual-beli klub tersebut. Proses itu tampaknya berjalan lancar. Sebab, baas waktu membayar utang Roma sebesar 258 juta pounds (sekitar Rp4,7 triliun) jatuh pada 30 April. (CH4)


