


LONDON, KAMIS - Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi tendangan penalti saat Mancheste United (MU) melakoni leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (23/4) malam atau Kamis (24/4) dinihari WIB melawan Barcelona. Alhasil, The Red Devils harus puas dengan hasil imbang 0-0 pada laga di Nou Camp tersebut.
Saat pertandingan baru berlangsung dua menit, bek Gabriel Milito melakukan pelanggaran karena menahan dengan tangannya laju bola sundulan Ronaldo. Karena itu, wasit "menghadiahkan" tendangan penalti bagi MU. Sayang, bola tendangan CR7--julukan Ronaldo--hanya membentur mistar gawang.
Meskipun demikian, Ronaldo mengaku dia tak trauma. Winger asal Portugal yang memiliki gocekan indah tersebut tak mau lari dari tanggung jawabnya sebagai eksekutor jika masih diberikan kesempatan.
"Kesempatan berikutnya, saya masih menjadi penendang penalti. Saya akan berusaha melakukan yang terbaik. Saya tak takut karena selalu percaya diri. Saya sudah mengemas 38 gol pada musim ini, sehingga tak masalah jika hanya gagal satu atau dua kali. Yang pasti, saya berusaha melakukan yang terbaik di tiap pertandingan," tegas mantan pemain Sporting Lisbon ini, Kamis (24/4).
CR7 mengaku, sejak membela "Setan Merah" dia sudah mencetak 15 atau 16 gol dari titik penalti. Meskipun demikian, ada juga eksekusinya yang tak membuahkan hasil dan jumlahnya "hanya" dua. Tetapi, tak ada orang yang mempersoalkan kegagalan tersebut karena dia selalu berusaha mencetak gol dan bermain bagus.
Ditanya tentang adanya kemungkinan MU mendapatkan lebih dari satu kali hukuman penalti di markas Barcelona tersebut, CR7 mengamininya. Menurut winger yang identik dengan nomor punggung 7 itu, wasit Massimo Busacca seharusnya memberikan penalti lagi ketika Rafael Marquez menjatuhkannya di kotak penalti.
"Ketika kita harus menghormati keputusan wasit, dia (wasit,red) tak memberikan keputusan yang terbaik. Terlalu banyak keputusan yang menguntungkan Barcelona, dan kami tak mendapatkannhya," tegas CR7 yang mengakui, pada leg kedua pekan depan nanti di Old Trafford, MU akan tampil agresif.
Memang, hasil imbang tanpa gol di Nou Camp membuat posisi MU cukup tertekan. Jika duel di Old Trafford pada Selasa (29/4) nanti berakhir imbang tapi ada gol, maka Barca yang maju ke final karena unggul agresivitas di kandang lawan.
Sadar bahwa mereka harus menang untuk memuluskan jalannya ke partai puncak kompetisi nomor satu di Eropa tersebut, CR7 bersama rekan-rekannya berjanji menampilkan permainan yang berbeda.
"Di Barcelona, kami tak memberikan permainan terbaik. Tapi di Manchester, kami berusaha untuk menang. Saya yakin, pertandingan kedua benar-benar berbeda. Barcelona takkan bisa memainkan bola seperti di Nou Camp dan kami akan menciptakan banyak peluang," ungkap CR7.
"Sudah pasti, itu akan jadi permainan yang berbeda dan saya yakin, kami akan bermain lebih bagus lagi. Kami bermain di kandang, dan akan mendapat dukungan dari sekitar 75 ribu suporter. Karena itu, kami berusaha bermain sepakbola yang indah untuk menang," tandasnya.
Hal senada diungkapkan Owen Hargreaves yang pada leg pertama itu menempati posisi bek kanan. Pemain yang sejatinya adalah gelandang bertahan itu setuju jika MU akan tampil agresif di Old Trafford.
"Kami optimistis akan tampil jauh berbeda dengan apa yang dilakukan di Nou Camp. Kami akan menyerang Barcelona dan kita akan melihat bagaimana mereka mengatasinya," jelas gelandang Inggris itu seraya menambahkan, pada leg pertama ini MU berhasil menjalankan strategi yang bagus sehingga Barca yang mendominasi ball possession tak bisa menembus tembok kokoh pertahanan MU. (AP/LOU)


