


LIVERPOOL, RABU - Gol bunuh diri John Arne Riise di menit terakhir menggagalkan kemenangan Liverpool atas Chelsea di leg pertama semifinal Liga Champions, Selasa (22/4). Pertandingan pun berakhir dengan skor 1-1.
Meski gagal membalas kekalahan dua kali sebelumnya, langkah Chelsea akan lebih mudah. Di leg kedua mereka hanya perlu hasil imbang 0-0 untuk melaju ke final untuk pertama kalinya.
Liverpool yang lebih banyak menguasai bola di babak pertama unggul oleh gol semata wayang Dirk Kuyt yang tercipta dua menit menjelang istirahat. Gol itu tercipta akibat kelengahan pemain Chelsea yang gagal menyapu bola di daerah pertahanan sendiri.
Di babak kedua, Chelsea mencoba mengembangkan permainan sehingga bola tidak lebih banyak dikuasai lawan. Namun, serangan tuan rumah lebih membahayakan dibanding serangan yang dibangun Frank Lampard. Umpan-umpan Lampard kepada Drogba sebagai target man terlalu mudah ditebak pemain belakang Liverpool.
Pada menit ke-59, Ryan Babel memberi kejutan bagi kiper Petr Cech. Sebuah tendangan dari jarak 30 meter dilepaskannya dari sayap kiri, tapi bola masih melebar dari tiang jauh. Tiga menit kemudian, aksi individual Malouda membahayakan gawang The Reds. Sayangnya, umpan Florent Malouda masih kurang sempurna dan Didier Drogba gagal mengejar bola yang lewat di sampingnya.
Upaya Michael Ballack memecah kebuntuan cukup membuat repot The Kop yang kehilangan Fabio Aurelio di menit ke-61 karena cedera. Ballack bahkan sempat membuka peluang ketika memanfaatkan tendangan bebas Lampard di menit ke-66. Namun, sundulannya masih terlalu lemah dan tepat mengarah kepada kiper Pepe Reina.
Setelah itu, kecepatan serangan Chelsea mulai meningkat. Pada menit ke-80, sebuah kemelut di kotak penalti Liverpool gagal dijadikan gol oleh Lampard. Rapatnya pertahanan The Reds membuat Lampard, Drogba, dan Malouda tak kuasa menembuskan bola ke gawang Reina.
Steven Gerrard juga membuang kesempatan serupa di menit ke-82. Memperoleh umpan terobosan dari Fernando Torres, Gerrard masih kurang cepat dengan gerakan Cech yang menutup ruang gerak untuk melepas tembakan. Dua menit selanjutnya, Gerrard kembali menunjukkan kelasnya sebagai gelandang yang dianugerahi tendangan geledek. Berangkat dari sayap kanan, Gerrard menjajal ketangguhan Cech dengan tendangan dari luar kotak penalti. Cech juga kuat karena masih dapat menepis bola ke atas gawang.
Torres seharusnya dapat memanfaatkan posisinya yang lolos dari jebakan offside tapi striker asal Spanyol itu malah gagal mengontrol bola meski tidak ada lawan yang mengawal. Permainan mulai kembali ke tangan tuan rumah.
Di masa injury time, Martin Skrtel dan Torres kembali mengancam gawang Chelsea. Namun, pertandingan malam ini sepertinya bukan milik kedua pemain itu.
Harapan meraih kemenangan bagi Liverpool akhirnya buyar setelah Riise melakukan bunuh diri saat pertandingan tinggal menyisakan beberapa detik. Tendangan Salomon Kalou dari sayap kiri seharusnya dapat dibuang dengan kaki, tapi Riise justru mengambil bola dengan kepalanya. Bola akhirnya mengarah ke gawang sendiri dan Pepe Reina tak dapat mencegahnya.
Susunan pemain:
Liverpool: Reina; Arbeloa, Carragher, Skrtel, Aurelio (Riise 61); Maschserano, Alonso, Kuyt, Gerrard, Babel (Benayoun 75); Torres
Chelsea: Cech; Ferreira, Carvalho, Terry, A. Cole; Ballack (Anelka 85), Makelele, Lampard; J. Cole (Kalou 63), Drogba, Malouda

