


TURIN, MINGGU - Penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon, mengaku puas timnya mengalahkan AC Milan 3-2, Sabtu (12/4) atau Minggu dini hari WIB. Menurutnya, kemenangan itu menentukan Juve lolos ke Liga Champions musim depan. Dia semakin bergairah dan siap menjuarai kompetisi antarklub Eropa kelas satu itu.
"Saya kira kemenangan itu membuat Milan semakin jauh dan kami bisa bersiap-siap merayakan suskes lolos ke Liga Champions. Ancaman yang bisa membuyarkan harapan kami tinggal Sampdoria, tapi kami tak khawatir," katanya.
"Baik Milan maupun Juventus menunjukkan permainan berkualitas. Maka, ini menjadi bukti bahwa kami punya kualitas tinggi. Maka, aku sudah tak sabar untuk tampil di Liga Champions musim depan dan memenangkannya," tekadnya.
Buffon mengaku sedih dan kecewa terhadap dirinya sendiri, ketika Filippo Inzaghi mampu membobol gawangnya dua kali. Meski bukan murni kesalahannya sendiri, tapi dia tak ingin lagi kebobolan dua gol oleh pemain yang sama.
"Dalam pertandingan sebesar ini, sangat penting bagi siapa saja untuk tampil percaya diri dan membuat timnya juga percaya diri. Maka, aku sempat khawatir terhadap kepercayaan diri tim, setelah gawangku dua kali kebobolan secara memalukan," sesalnya.
Untungnya, timnya tidak kehilangan semangat. Bahkan, Hasan Salihamidzic kemudian membuat dua gol yang menentukan kemenangan Juventus.
"Aku akan senang jika klub akan mempertahankan pemain yang ada, apalagi menambahnya. Apa yang dibutuhkan Juventus kini adalah menjuarai Liga Champions. Lihat saja Liverpool. Mereka selalu gagal juara di Premier League, tapi selalu tampil bagus di Liga Champions," jelasnya.
"Artinya, meskipun Anda tak memiliki tim terbaik dan terkuat, tapi masih bisa berpengaruh dalam kompetisi besar," pungkasnya. (CH4)

