Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Moratti: Mourinho? No Way!
Kamis, 03 April 2008 | 02:38 WIB
|
Share:
GETTY IMAGES
Massimo Moratti menegaskan tak akan mengganti pelatih Roberto Mancini dengan Jose Mourinho.

MILAN, KAMIS - Rumor tentang akan digantinya Pelatih Inter Milan Roberto Mancini oleh Jose Mourinho, akhirnya terjawab sudah. Pemilik Inter Milan, Massimo Moratti menegaskan, pihaknya tak punya rencana mendatangkan mantan pelatih Chelsea itu sebagai pengganti Mancini.

"Jose Mourinho? No way!" tegasnya.

Setelah Inter kalah dari Liverpool di babak 16 besar Liga Champions, pelatih Roberto Mancini memang sempat mengatakan akan mengundurkan diri pada akhir musim ini. Pernyataan tersebut langsung memunculkan spekluasi siapa yang bakal menggantikannya. Jose Mourinho menjadi orang yang banyak disebut-sebut, apalagi sempat terbang ke Milan dan diberitakan bertemu dengan Massimo Moratti.

"Bagi saya, posisi Mancini sebagai pelatih tak perlu diubah. Sebab, kami akan tetap melangkah bersamanya dan tak perlu ada keputusan yang mengejutkan," jelas Moratti.

"Kehadiran Mourinho untuk melatih Inter adalah ide dari orang lain. Sejujurnya, itu bukan kebenaran. Itu hanya datang dari orang-orang yang mengharapkan ada berita. Di akhir musim nanti, kami akan membahas dengan Roberto Mancini lagi," katanya.

"saya sudah banyak membaca berita di surat kabar dan itu sangat mengganggu saya. Tapi, saya sudah terbiasa dengan isu-isu seperti itu. Saya ingin hal itu segera berlalu," tambahnya.

Initer Milan saat ini sedang berjuang keras untuk mempertahankan posisinya di tempat teratas klasemen sementara Liga Serie-A Italia. Inter hanya unggul empat poin dari urutan kedua, AS Roma. Sejak itu, Inter seperti kehilangan kepercayaan diri dan mulai sulit memenangkan pertandingan. Setelah dikalahkan Juventus, terakhir hanya bermain imbang lawan Lazio.

"Kami ingin di akhir kompetisi ini dalam bentuk permainan terbaik. Kondisi seperti itu sangat penting karena akan banyak pertandingan yang berat," ujarnya mengingatkan.

"Ini kompetisi yang panjang. Tapi, kami harus tetap punya gigi untuk berjuang sampai akhir. Baik Inter maupun Roma sama-sama menjadi korban cederanya beberapa pemain. Ini bukan apologi, tapi kenyataan," jelasnya.

"Celakanya, sering kali cedera menimpa pemain penting dan kami tak punya pengganti yang speadan. Bagi kami, bukan dengan tangisan sebagai reaksi atas cederanya beberapa pemain. Itu seharusnya justru menambah motivasi," tambahnya.

Menanggapi permainan Roma yang kalah 0-2 dari Manchester United dalam pertandingan pertama babak perempat final Liga Champions, Moratti menilai Roma memang sial.

"Meski Roma memang diganggu beberapa pemain yang cedera, tapi menurut saya mereka seharusnya meraih hasil yang lebih baik. Mereka sedang kurang beruntung. Meski begitu, saat ini MU memang tim yang sangat kuat," jelasnya.

"Meski begitu, jika tak membuat kesalahan, mereka masih bisa memanfaatkan kesempatan untuk membalik keadaan. Mereka telah membuktikan kemampuannya menyingkirkan klub sekelas Real Madrid. Meski kalah di Liga Champions, Roma tetap tim kuat yang harus diwaspadai," pungkasnya. (CH4)