Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
De Rossi: Kepemimpinan Inter tak Sah
Senin, 10 Maret 2008 | 04:37 WIB
|
Share:
GETTY IMAGES/Michael Steele
Daniele De Rossi merasa timnya harusnya menjadi pemimpin klasemen Serie-A.

TERKAIT

MILAN, SENIN - Inter Milan kembali dihujani tuduhan mendapat bantuan wasit. Gelandang AS Roma, Daniele De Rossi mengatakan, kepemimpinan Inter di klasemen sementara Liga Serie-A tidak sah. Sebab, sukses Inter itu lebih karena ketidakadilan yang dilakukan wasit.

Sementara Presiden Reggina, Lillo Foti mengatakan, kekalahan 0-2 timnya dari Inter pada pertandingan Sabtu (8/3), juga sangat kontroversial. Menurutnya, wasit memberi hadiah kemenangan kepada Inter yang sedang merayakan ulang tahun ke-100 tahun.

"Jika keadilan dalam sepakbola berlaku sebagaimana semestinya, maka seharusnya AS Roma yang kini memimpin klasemen. Kami mungkin unggul satu poin. Tapi, tak apa. Kami akan tetap berjuang sebelum kompetisi selesai," kata De Rossi, usai timnya mengalahkan Napoli 2-0.

De Rossi sangat geram atas hasil imbang 1-1 saat Roma bertandang ke kandang Inter beberapa waktu lalu. Sebab, saat itu timnya sempat unggul 10. Namun, karena kepemimpinan wasit yang katanya memihak Inter, tuan rumah bisa menyamakan kedudukan.

"Memang, Inter tidak tergantung kepada Roma untuk menjadi juara. Tapi, masalahnya, Inter juga tak tergantung dirinya sendiri," sindirnya.

Kecaman tak kalah pedasnya dilontarkan Lillo Foti yang timnya dikalahkan Inter -2. Menurutnya, wasit terlihat memberi keuntungan buat Inter. I Nerazzurri membuka gol lewat titik penalti pada menit ke-14. Hadiah penalti itu diterima Inter, karena defender Reggina dianggap melakukan pelanggaran kepada Esteban Burdisso di kotak terlarang.

Menurut Foti, pelangaran itu terjadi di luar kotak penalti. Maka, tidak seharusnya wasit menghukum Reggina dengan tendangan penalti. Penalti itu, katanya, sangat mengganggu permainan Reggina.

"Kepemimpinan wasit pada pertandingan itu adalah skandal. Inter harus berpesta untuk merayakan ultah ke-100 dan wasit merasa harus memberikan hadiah," sindir Foti.

"Semua sudah diprediksi sebelumnya. Semuanya sudah direncanakan. Sayangnya, kami tidak memiliki kekuasaan sebesar yang dimiliki Inter," tambahnya.

Ini bukan pertama kalinya Foti mengecam kepemimpinan wasit Christian Brighi. Sebelumnya, dia juga pernah mengecam wasit yang sama saat timnya bertemu Atlanta di awal kompetisi musim ini. (CH4)