


MUENCHEN, SENIN - Bayern Muenchen nyaris kalah di kandang sendiri kala menjamu Hamburg SV dalam lanjutan Bundesliga 1, Minggu (24/2) atau Senin WIB. Beruntung gelandang asal Brasil, Ze Roberto, tampil sebagai penyelamat. Bayern pun batal kalah dan bermain imbang 1-1.
Sejak awal, sebenarnya Bayern tampil jauh lebih baik dari Hamburg. Namun, mereka gagal memanfaatkan banyak peluang. Sebaliknya, dalam sebuah gebrakan mendadak, Hamburg mampu membobol gawang Bayern.
Pada menit ke-60, Ivica Ilic dengan mudah menaklukkan Oliver Kahn. Itu tak lepas dari blunder yang dilakukan Lucio. Defender asal Brasil ini kurang sempurna membuang bola. Sehingga, David Jarolim dengan mudah merebutnya.
Gelandang asal Republik Ceko itu pun langsung memberikan bola kepada Ilic. Tanpa terkawal ketat, Ilic dengan mudah membawa Hamburg unggul 1-0. Itu merupakan gol ke-10 Ilic di Bundesliga musim ini.
Enam menit kemudian, Ze Roberto membalas ketinggalan itu. Sukses Ze Roberto mencetak gol tak lepas dari peran Frank Ribery. Setelah absen tiga minggu karena cedera, Ribery langsung tampil menawan. Dia mengkreasi permainan, sebelum mengirim assist kepada Ze Roberto yang berbuah gol.
Meski hanya imbang, posisi Bayern di puncak klasemen semakin kokoh. Tambahan satu nilai membuat Bayern unggul 4 poin atas urutan kedua Werder Bremen yang sehari sebelumnya kalah dari Eintracht Frankfurt.
Meski begitu, hasil tersebut disesali pelatih Ottmar Hitzfeld. Menurutnya, seharusnya Bayern memenangkan pertandingan jika dilihat dari jumlah peluangnya. Apalagi, gol Hamburg seharusnya tak terjadi.
"Sangat mengecewakan kemasukan gol karena kesalahan kami sendiri. Gol itu hadiah buat Hamburg," katanya.
"Kami punya banyak peluang, tapi menyia-siakannya. Jadi, hasil seri menjadi cukup baik," tambahnya.
Yang tak kalah mengecewakan, gelandang Mark van Bommel harus melakukan perbuatan yang tak perlu, sehingga dia dikartu merah di menit terakhir. Merasa tak puas dengan keputusan wasit, dia mengacungkan gerakan tak senonoh kepada pengadil lapangan tersebut. Van Bommel yang sebelumnya sudah mendapatkan kartu kuning, akhirnya diganjar kartu merah. (HPR)

