Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Dukungan Mengalir Agar Gazza Keluar dari RSJ
Jumat, 22 Februari 2008 | 07:49 WIB
|
Share:
GETTY IMAGES/STRINGER
Paul Gascoigne ketika berlatih untuk melepaskan diri dari ketergantungan minuman keras.

LONDON, JUMAT - Dukungan terhadap Paul Gascoigne yang sedang dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) mulai mengalir. Dua manajer Steve Bruce (Wigan Athletic) dan Gareth Southgate (Middlesbrough) berharap agar mantan pemain nasional Inggris itu segera sembuh dan bisa beraktivitas secara normal.

Gazza - julukan populer Gascoigne - ditangkap polisi di sebuah hotel di Newcastle, Kamis (21/2). Dia dilaporkan melakukan tindakan yang mengganggu. Dan, polisi menganggap Gazza menderita gangguan jiwa, sehingga langsung dilarikan ke RSJ kota tersebut.

"Dia pernah melewati masa-masa sulit seperti ini. Tapi, dia butuh dukungan penuh dari orang-orang di sekitarnya untuk melewati masa yang sulit itu," kata Steve Bruce.

Gareth Southgate menambahkan, "Ini situasi yang sulit baginya, tapi saya yakin dia akan segera melewatinya."

Gelandang fenomenal Inggris pada era 1980-an akhir dan awal 1990-an itu memang memiliki banyak masalah. Dia terjerat kecanduan minuman keras. Dia juga pernah terkena pneumonia. Saat merayakan umurnya yang ke-40 tahun, dia tiba-tiba kolaps dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani oeprasi di perutnya.

Menurut Southgate yang seangkatan dengannya, Gazza punya kepribadian yang kuat. Maka, dia yakin Gazza mampu mengatasi problemnya. Hal sama dikatakan Steve Bruce.

"Saya kenal gazza dengan baik. Saya sering menghabiskan malam dengannya. Seperti halnya dengan orang lain, saya terkejut dan shok mendengar kabar tentangnya," kata Bruce.

"Saya harap, di mana pun dia sekarang, dia berada di tangan yang benar dan mampu memberi jalan kepadanya untuk mengatasi masalahnya," tambah Bruce.

Southgate mengatakan, Gazza emrupakan aset berharga Inggris. Semasa masih aktif, dia sudah tampil 57 kali bersama timnas. Bahkan, di masanya, dia emrupakan pemain paling berbakat yang membuat permainan Inggris sangat berbeda. Sampai sekarang, belum ada gelandang Inggris sekreatif dan secerdas dia.

"Dia disukai semua orang, karena dia selalu mendahulukan orang lain. Dia akan melakukan apa saja buat orang lain. Semoga, orang-orang juga bersedia melakukan apa saja untuk membantu Gazza yang sekarang dalam keadaan tertekan," harap Southgate. (BBC/HPR)