

ROMA, RABU - Situasi harmoni mulai menyelimuti AC Milan, terutama saat mereka bersiap menjalani pertandingan tunda pada Liga Serie A melawan Livorno di San Siro, Milan, hari Rabu (13/2). Ujung tombak Alberto Gilardino yang pernah merasa kecewa dengan beberapa keputusan Pelatih Carlo Ancelotti— yang lebih sering membangkucadangkan dirinya—kini melemparkan dukungan untuk menyemangati pemain muda berpotensi besar, Alberto Paloschi.
Pekan lalu, Paloschi yang baru berusia 18 tahun itu mencetak gol Milan atas Siena di San Siro. Saat itu, pemain yang ”terpaksa” masuk lapangan menggantikan Serginho—karena Kaka, Pato, serta Gilardino berhalangan—baru masuk lapangan 18 detik. Tetapi, golnya menentukan kemenangan Milan atas Siena.
”Saya senang melihat penampilan Paloschi. Dia masih muda dan saya berharap dia akan terus mencetak gol-gol kemenangan bagi Milan pada masa yang akan datang. Dia baru berusia 18 tahun, dan golnya dicetak ketika dia baru masuk lapangan 18 detik. Sungguh luar biasa,” tegas Gilardino.
”Dia pantas menyambut golnya itu dengan penuh sukacita. Dia pemain yang hebat dan lebih dari itu dia muncul dari pembinaan di Milan. Ini yang membuatnya menjadi luar biasa,” lanjut Gilardino.
Kembali tampil
Gilardino sendiri kemungkinan kembali tampil sebagai starter malam ini. Ancelotti tampaknya akan memainkan lagi Paloschi meski tidak sejak menit pertama. Untuk itu, pilihan di lini depan Milan, kemungkinan besar Gilardino berduet dengan Filippo Inzaghi yang telah dinyatakan tim dokter sudah fit dari cedera kaki.
Dalam tujuh pertandingan terakhir sejak awal Januari, Milan mencetak enam kemenangan. Empat kemenangan di antaranya hanya dihasilkan dengan skor minimal, 1-0, termasuk memukul Fiorentina yang kini unggul dua poin atas Milan.
Salah satu penyebab krisis gol Milan adalah sering cederanya para penyerang tengah. Akibatnya, Ancelotti sulit untuk mencari kombinasi terbaik di lini depan.
Milan bisa memenuhi targetnya menembus empat besar pertengahan pekan ini, kalau mereka menghadapi Livorno dengan lebih percaya diri dan tetap konsisten menekan lawannya selama 90 menit pertandingan di depan pendukungnya. (AFP/YES)


