Kamis, 17 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Daniel Alves: Aku tak Suka Takhayul
Selasa, 12 Februari 2008 | 04:07 WIB
|
Share:
Getty Images/Andreas Rentz
Daniel Alves.
DANIEL Alves merupakan salah satu bintang terpanas di Sevilla. Dalam usianya yang baru 24 tahun, dia sudah diangkat sebagai kapten tim. Melawan Fenerbahce pada babak 16 besar Liga Champions, 20 Februari nanti, dia akan menjadi andalan utama.

Alves pun siap menanggung beban tanggung jawab memimpin rekan-rekannya untuk mengalahkan klub Turki tersebut. Ini akan menjadi partai berat sekaligus menggairahkan bagi Alves, karena dia sebenarnya penggemar Fenerbahce. Berikut wawancara dengan Alves yang dilakukan UEFA.com.

Kamu penggemar Fenerbahce. Bagaimana perasaanmu saat membela Sevilla dan melawan klub itu nanti?

"Ini pasti akan menjadi pertandingan sulit. Mereka punya materi pemain yang baik seperti Alex dan Roberto Carlos. Selain itu, Fenerbahce selalu sulit diakalahkan di kandangnya. Suporter sepakbola di Turki luar biasa, seperti di Brasil. Hanya dengan menyaksikan dari TV, Anda akan bisa bercerita betapa bergairahnya mereka. Ini akan menjadi partai penting, karena Sevilla dan Fenerbahce sama-sama sedang membangun citra di Liga Champions."


Menurutmu, tim mana yang paling favorit untuk juara Liga Champions musim ini?

Tradisi sepak bola kuat akan menjadi faktor penting dalam meraih gelar. Sehingga, tim seperti AC Milan dan Liverpool selalu bisa berbicara banyak di kompetisi ini. meski begitu, harus dicatat tak ada tim yang lolos ke 16 besar secara tiba-tiba atau karena kecelakaan. Sepakbola Eropa sekarang semakin kompetitif. Maka, aku tak berani memfavoritkan satu tim pun."

Adakah pengalaman klenik atau takhayul?

"Aku tak suka takhayul. Aku lebih suka berdoa sebelum pertandingan dan memohon kesuksesan. Meski begitu, aku punya ritus juga sebelum pertandingan. Biasanya aku akan melompat tiga kali, kemudian melangkah ke lapangan dengan kaki kanan dulu."

Menurutmu, apa stadion terbaik yang pernah kamu kunjungi dan kenapa?

"Menurutku Santiago Bernabeu yang terbaik, penuh dengan sejarah dan punya fasilitas fantastik buat pemain. Aku juga punya memori indah di stadion itu, terutama ketika kami mengalahkan Madrid 5-2 di Copa del Rey."

Apa yang terjadi di Sevilla, setelah dua musim tampil bagus dan sekarang terengah-engah di Divisi Primera?

"Sangat sulit bagi tim mana pun untuk tampil bagus di setiap musim, meski itu tim besar. Lihat saja AC Milan dan Barcelona. Tapi, ada juga beberapa faktor yang memengaruhi. Contohnya kematian rekan kami dan perginya pelatih Juande Ramos."

Bagaimana perubahan di Sevilla setelah Juande Ramos pindah ke Tottenham Hotspur?

"Tak terlalu banyak yang berubah. Pelatih Manolo Jimenez punya gaya sendiri. Dia lebih banyak bicara dariapada Ramos. Metode kerjanya relatif sama saja."

Siapa pemain favoritmu di Liga Champions?

"Sudah mudah ditebbak, yakni Cristiano Ronaldo, Kaka dan Lionel Messi. Tapi, aku juga mengagumi striker Fenerbahce, Alex. Dia pemain yang fantastis. Jika dia memperkuat klub besar di Eropa, hampir pasti akan dipanggil timnas lagi."

Kamu sudah lima musim di Sevilla. Apakah musim depan tetap di klub itu?

"Sangat rumit untuk dijawab. Semua orang harus fokus pada pekerjaannya. Terus terang, aku bahagia bersama Sevilla, setelah melewati banyak suka dan duka. Aku merasa terhormat bersama klub itu. Tapi, aku tak ingin menghabiskan karierku di klub itu."

Kamu bek kanan terbaik dan Roberto Carlos bek kiri terbaik. Saat lawan Fenerbahce, Anda akan banyak bersinggungan dengannya. Bagaimana pendapatmu?

"Sudah aku katakan, ini aan menjadi partai menggairahkan. AKu berharap bisa meraih hasil bagus agar saat pertandingan kedua di kandang kami, tugas menjadi lebih ringan. Roberto Carlos orang yang baik dan dia memberi inspirasi buat sepakbola Brasi. Tapi, aku berharap dia akan sial saat melawan kami."

Menurutmu, siapa pemain terbaik di dunia?

"Kaka. AKu tahu banyak yang berharap Lionel Messi akan terpilih sebagai Pemain Terbaik Dunia versi FIFA. Tapi, seorang pemain terbaik harus punya trofi dalam kabinetnya. Kaka berperan penting dalam membawa Milan menjuarai Liga Champions dan FIFA World Club Championship."

Apa yang kamu lakukan jika sedang libur?

"Biasanya aku bepergian bersama istri dan anak. Atau, terkadang justru banyak berada di rumah santai dengan keluarga. Sebab, agak susah untuk jalan-jalan di Sevilla, karena suporter begitu antusias jika melihat pemain. Merka terus mengajak bicara, bahkan bisa sambil mengunyah makanan."

Kamu sudah sering mencetak gol indah buat klub dan timnas. Sebenarnya, posisi mana yang tepat buatmu?

"Aku pernah menjalani beberapa posisi di Sevilla. Tapi, rasanya aku lebih suka menjadi bek kiri seperti sekarang. Itu sepertinya cocok denganku." (HPR)